SORSEL BERSATU

Gerakan demokrasi, perjuangan perempuan di parlemen DPRD Kabupaten Sorong Selatan

baca


Gerakan demokrasi, perjuangan perempuan
di parlemen DPRD Kabupaten Sorong Selatan




TEMINABUAN- Gerakan demokrasi, perjuangan perempuan untuk meningkatkan jumlah perempuan di parlemen DPRD Kabupaten Sorong Selatan harus dilakukan dengan cara demokratis yang jujur dan adil.

Keterwakilan perempuan dalam keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sorong Selatan kurang terlihat, karena persentasenya sangat rendah apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk perempuan yang ada di Kabupaten Sorong Selatan.

rekrutmen politik dalam proses pengisian jabatan politik melalui mekanisme demokrasi dengan memperhatikan kesetaraan dan keadilan gender”.

Pandangan Kaum Perempuan bahwa partai politik sarat kepentingan, hal inilah seharusnya dirubah. Pandangan Perempuan di Kabupaten Sorong Selatan khususnya dan wanita di Indonesia pada umumnya. Bahwa partai politik itu tidaklah partai yang serat kepentingan. Melainkan, merupakan tempat untuk menyampaikan aspirasi, baik aspirasi pribadi ataupun aspirasi masyarakat. Dan apabila ada anggota partai politiknya menjadi anggota Legislatif maka secara otomatis keluhan keluhan dan problem masyarakat dapat diaspirasikan

Telah ditentukan secara tegas mengenai porsi keterwakilan perempuan dalam kepengurusan suatu parpol, yaitu harus menyertakan sekurang-kurangnya 30 persen keterwakilan perempuan.  Jadi parpol memiliki peranan besar untuk menentukan keterwakilan perempuan untuk menduduki Jabatan di Parlemen.

Perempuan di Kabupaten Sorong Selatan sebagai Calon anggota legislatif yang mampu memimpin lebih baik dan mampu memperjuangkan aspirasi mereka terkait dengan isu  gender, kemungkinan berpeluang duduk di Parlemen 2019-2024 nantinya.(CS)