SORSEL BERSATU

Kisah Nio dan Nova

baca
Kisah Nio dan Nova
Sebuah kisah yang diceritakan tentang dua karakter dari dua sisi manusia yang berbeda dalam sebuah  kata kata tentang cerita rasa suka, dalam peradaban dunia ini.

Menghilangkan rasa jenuh dalam kata kata, tidak bermaksud untuk memaksakan kehendak agar objek dalam tulisan ini luluh hati ketika membaca, tapi hanya sekedar menghilangkan rasa bosan keberadaan CoronaVirus .. hanya rasa bosan  bukan untuk meratap lara.

Nova nama yang sering dipanggil orang-orang untuknya, senyumnya terpancar manis dari wajah sang gadis ini. usia yang masih muda ibarat pancaran sinar di pagi hari yang kian jelas menapakkan raut kepekaan ketertarikan akan hidup yang sudah enggan memperlihatkan goresan-goresan hati, panorama pancaran indera pengelihatan kian menunjukan sorotan mata yang mulai terbata-bata akan memahami makna arti cinta.

Apakah sahabat pernah merasakan jatuh hati atau sahabat sedang merasakan jatuh hati terserah apakah kalian itu pria atau gadis belia? Yaah begitulah perasaan yang dialami oleh seorang tokoh yang bernama tiara dalam cerita pendek ini. 

Menyimpan bekas mendalam akan makna yang amat lugas. Sosok tokoh dalam cerita ini begitu merasakan kelamnya petualangan cintanya yang ditelan oleh keanggunan pesona paras sang gadis yang amat manis.

Terdengar bisikan kendaraan  dikota ini, gunung-gunung yang tertimbun diatas tanah kini sudah berubah menjadi gedung-gedung raksasa pencakar langit milik para konglomerat.

Suara kebisingan roda mesin dan bunyi suara alarm membangunkan pagi yang indah bersama mimpinya hal ini mengingatkan kembali bahwa waktu harus berangkat ke kampus. Nova yang tertera mengatur langkah untuk pergi lebih siang dari yang biasanya tetapi dia mencoba untuk menolak perintah itu dan pergi lebih awal ke kampus bukan masuk keruangan kelas melainkan pergi ke perpustakaan untuk mencari buku. 

Di kampus ini ada syarat untuk meminjam buku yaitu, harus register kode peminjaman buku pada computer yang sudah disediakan. kala itu ia tidak begitu paham penggunaan komputernya atau dapat dikatakan tidak betul-betul tahu, sampai pada suatu ketika ada seorang wanita yang berkaca mata datang menjumpainya entah itu karena inisiatif membantu atau karena ingin meminjam buku diwaktu dan ditempat yang sama denganya.

Dan tiba tiba ada suara “letakan kartumu dibawah komputer itu, lalu letakan buku itu dimeja itu”, ucapnya dari belakang, seketika ia menoleh kebelakang untuk menjawab rasa penasarannya dengan orang itu.

Namanya Nio tersipu bodoh dihadapan Nova dengan wajahnya yang penuh rasa gugup, sekilas nio dapat melihat wajah gadis yang natural tanpa kosmetik wajahnya yang eksotis , lirik matanya yang sinis namun amat manis untuk dipandang. 

Nio hanya bisa terdiam ketika memandang wajah sang gadis. Ia hanya dapat menahan amarah dalam dirinya sebab ada tiga kesialan yang ia alami secara bersamaan pertama karena dirinya tidak bisa menggunakan computer, kedua tidak sempat mengucapkan terimakasih, dan ketidak percaya dirinya mengajak kenalan.

Tidak terasa waktu masuk mata kuliah dan tidak terasa pula waktu selesai mata kuliah, tapi sebelum bergegas pulang dosen yang mengampu matakuliah Pengantar Filsafat membuat kegiatan Kuliah Umum bersama seluruh mahasiswa seangkatan di jurusan itu yang perencanaanya akan dilaksanakan satu minggu kedepan kegiatan ini sengaja dilaksanakan berhubung karena mereka masih mahasiswa baru di Universitas itu .

Kesehariannya di kampus Nova hanya mengikuti perkuliahan saja setelah pulang kuliah. Ia berkumpul bersama teman dijurusan paling hanya gabung sebentar atau berkumpul karena ada tugas kelompok. 

Nova biasanya langsung pulang ke kost berkumpul dengan kawannya disana ataupun berkumpul bersama temannya yang berada dijurusan berbeda tapi masih satu fakultas yang sama, ia bersama temannya biasanya berkumpul dibawah tangga dekat fotocopi atau di tempat duduk beton tepat disamping tangga entah karena apa dia lebih senang berkumpul dengan mereka yang bukan satu jurusan, AKU pun tidak tahu, dan AKU tidak perlu tahu karena itu adalah pilihan Nova dalam menjalani proses hidupannya.(CS)

Posting Komentar

0 Komentar